Rabu, 15 Oktober 2008

Kiat Sukses Beternak Broiler

Beternak ayam broiler murupakan kiat bisnis yang begitu menjanjikan. Hal ini karena tingkat konsumsi daging ayam broiler sangat terjangkau oleh masyarakat. Selain itu dengan melihat tingkat konsumsi mayarakat terhadap daging sangat dapat diharapkan. Harga dari daging ayam broiler cukup terjangkau. Selain itu kandungan gizi dari ayam broiler juga cukup bagus. Untuk itu bisnis ayam broiler sangat menjanjikan untuk dilakukan.

Walaupun demikian perlu diperhatikan beberapa hal yang perlu dilakukan sehingga dalam menjalankan usaha ternak broiler bisa sukses. Fakta membuktikan dari tahun ke tahun kebutuhan masyarakat terhadap daging broiler terus meningkat. Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat untuk mengkonsumsi daging broiler, terjadi juga peningkatan terhadap usaha peternakan ayam broiler. Dengan peningkatan yang siknifikan tersebut tidak disertai kiat para peternak meningkatkan kualitas pemeliharaan nya. Hal ini menyebabkan peningkatan keuntungan bagi peternak juga akan sangat minim. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan management sehingga produktifitas dari hasil akan meningkat.

Menurut Wirama Yuda (1996), ada banyak hal yang perlu diperhatikan oleh peternak atau calon peternak, agar usahanya dapat berkesinambungan, diantaranya adalah :

1. Kandang. Kandang terdiri dua macam, yaitu kandang panggung dan kandang postal. Walaupun demikian itu juga tergantung selera dari peternak akan menggunakan kandang panggung maupun postal. Kandang yang memenuhi syarat-syarat teknis dan kesehatan ternak, antara lain : tidak bocor waktu hujan, ventilasi cukup dan sinar matahari tidak dapat masuk secara langsung ke dalam kandang. Jarak antar kandang tidak terlalu rapat, dengan jarak minimal antar kandang selebar satu kandang. Saluran-saluran air atau pembuangan di sekitar kandang harus lancar. Lantai kandang harus miring ke satu atau dua arah untuk mempercepat proses pembersihan dan mencegah menggenangnya air di dalam kandang. Persyaratan temperatur berkisar antara 32,2-35 derajat C, kelembaban berkisar antara 60-70%, penerangan/pemanasan kandang sesuai dengan aturan yang ada, tata letak kandang agar mendapat sinar matahari pagi dan tidak melawan arah mata angin kencang, model kandang disesuaikan dengan umur ayam, untuk anakan sampai umur 2 minggu atau 1 bulan memakai kandang box, untuk ayam remaja ± 1 bulan sampai 2 atau 3 bulan memakai kandang box yang dibesarkan dan untuk ayam dewasa bisa dengan kandang postal atapun kandang bateray. Untuk kontruksi kandang tidak harus dengan bahan yang mahal, yang penting kuat, bersih dan tahan lama. Bahan-bahan dan konstruksi kandang harus kuat dan tahan lama sehingga tidak cepat rusak ataupun membahayakan pekerja.

2. Peralatan kandang Peralatan kandang yang vital seperti tempat pakan (feeder), tempat minuman (drinker), pemanas, seng pelindung anak ayam (chick guard), layar/tirai penutup kandang dan alat semprot desinfektan (sprayer) harus tersedia dalam jumlah yang cukup. Sebab jika peralatan tersebut kurang dari kebutuhan berdasarkan jumlah ayam yang dipelihara, dapat menimbulkan problem- problem : berat badan standar akan sulit tercapai. Jumlah ayam yang kerdil akan tinggi. Peralatan juga harus dijaga kebersihannya. Selain itu perlu sesering mungkin dibersihkan dengan menggunakan desinfektan sehinga terhindar dari penyakit. Karena problem penyakit yang timbul akan lebih sering dan sulit untuk diatasi. Angka kematian tinggi serta kualitas rata-rata ayam secara keseluruhan akan jelek.

3. Anak ayam DOC Anak ayam umur sehari (DOC) yang baik mempunyai ciri-ciri : bulu kering dan bersih, berat tidak dibawah standar (minimal ± 39 gr/ekor), lincah, tidak mempunyai cacat tubuh dan tidak menunjukkan adanya penyakit-penyakit tertentu seperti ompalitis, ngorok ataupun pullorum yang dapat dilihat dari adanya kotoran berwarna putih yang melekat pada dubur.

4. Pakan Pakan yang baik adalah yang cukup mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh ayam (protein, lemak, abu, serat kasar, energi, vitamin dan asam-asam amino). Kandungan zat makanan akan dapat diketahui dengan melihat label pada karung pakan. Dengan begitu kita akan dapat dengan mudah mengetahui kandungan pakan yang akan kita butuhkan. Hal ini dapat dilihat dari standar kebutuhan zat-zat makanan pada masing-masing periode pemeliharaan yang dapat dipenuhi oleh pakan tersebut. Yang juga tidak kalah penting tapi sering terlupakan adalah pakan tersebut harus tidak menyebabkan diare, sebab diare dapat menyebabkan litter menjadi basah sehingga konsentrasi amoniak di dalam kandang meningkat. Pada akhirnya dapat menimbulkan penyakit dan problem berat badan.

5. Obat-obatan Meliputi antibiotika, vaksin dan vitamin yang dibutuhkan untuk membantu mempertahankan kesehatan ayam, ataupun mengobati ayam bila terserang penyakit. Pemilihan dan pemakaian obat-obatan yang digunakan harus tepat sesuai dengan kasus yang dihadapi. Oleh sebab itu, diagnosa penyakit tidak boleh salah untuk keefektifan terapi pengobatan yang dijalankan. Yang wajib untuk dipahami peternak, adalah obat-obatan ini hanya sebagai pendukung, bukan faktor utama yang menyebabkan ayam menjadi sehat. Sebab, faktor utama untuk menghasilkan ayam yang sehat adalah sanitasi dan tata laksana pemeliharaan yang benar. Obat-obatan yang bagus dan mahal tidak akan bermanfaat banyak bila sanitasi dan manajemen pemeliharannya buruk. Malah dapat menimbulkan kerugian, karena problem penyakit akan sering muncul dan sulit untuk diatasi, yang pada akhirnya biaya produksi menjadi tinggi.

6. Manajemen pemeliharaan Faktor-faktor di atas dapat berfungsi dengan baik bila manajemen atau tatalaksana pemeliharaan yang dijalankan benar. Manajemen yang baik akan meningkatkan efisiensi faktor-faktor produksi, sehingga memperkecil beban pengeluaran, yang pada akhirnya dapat memperbesar keuntungan yang diperoleh.
Pemberian Pakan dan Minuman
i.Untuk pemberian pakan ayam ras broiler ada 2 (dua) fase yaitu fase starter (umur 0-4 minggu) dan fase finisher (umur 4-6 minggu).
ii.Kualitas dan kuantitas pakan fase starter adalah sebagai berikut:
 kualitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 22-24%, lemak 2,5%, serat kasar 4%, Kalsium (Ca) 1%, Phospor (P) 0,7-0,9%, ME 2800-3500 Kcal.
 kuantitas pakan terbagi/digolongkan menjadi 4 (empat) golongan yaitu minggu pertama (umur 1-7 hari) 17 gram/hari/ekor, minggu kedua (umur 8-14 hari) 43 gram/hari/ekor, minggu ke-3 (umur 15-21 hari) 66 gram/hari/ekor dan minggu ke-4 (umur 22-29 hari) 91 gram/hari/ekor. Jadi jumlah pakan yang dibutuhkan tiap ekor sampai pada umur 4 minggu sebesar 1.520 gram.
iii.Kualitas dan kuantitas pakan fase finisher adalah sebagai berikut:
a.kualitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 18,1-21,2%; lemak 2,5%, serat kasar 4,5%, kalsium (Ca) 1%, Phospor (P) 0,7-0,9% dan energi (ME) 2900-3400 Kcal.
b.kuantitas pakan terbagi/digolongkan dalam empat golongan umur yaitu:
i.minggu ke-5 (umur 30-36 hari) 111 gram/hari/ekor,
ii.minggu ke-6 (umur 37-43 hari) 129 gram/hari/ekor,
iii.minggu ke-7 (umur 44-50 hari) 146 gram/hari/ekor dan
iv.minggu ke-8 (umur 51-57 hari) 161 gram/hari/ekor.
Jadi total jumlah pakan per ekor pada umur 30-57 hari adalah 3.829 gram.
iv.Pemberian minum disesuaikan dangan umur ayam yang dikelompokkan dalam 2 (dua) fase yaitu:
a.Fase starter (umur 1-29 hari), kebutuhan air minum terbagi lagi pada masing- masing minggu, yaitu minggu ke-1 (1-7 hari) 1,8 lliter/hari/100 ekor; minggu ke-2 (8-14 hari) 3,1 liter/hari/100 ekor, minggu ke-3 (15-21 hari) 4,5 liter/hari/100 ekor dan minggu ke-4 (22-29 hari) 7,7 liter/hari/ekor. Jadi jumlah air minum yang dibutuhkan sampai umur 4 minggu adalah sebanyak 122,6 liter/100 ekor. Pemberian air minum pada hari pertama hendaknya diberi tambahan gula dan obat anti stress kedalam air minumnya. Banyaknya gula yang diberikan adalah 50 gram/liter air.
b.Fase finisher (umur 30-57 hari), terkelompok dalam masing-masing minggu yaitu minggu ke-5 (30-36 hari) 9,5 liter/hari/100 ekor, minggu ke-6 (37-43 hari) 10,9 liter/hari/100 ekor, minggu ke-7 (44-50 hari) 12,7 liter/hari/100 ekor dan minggu ke-8 (51-57 hari) 14,1 liter/hari/ekor. Jadi total air minum 30-57 hari sebanyak 333,4 liter/hari/ekor.

7. HAMA DAN PENYAKIT
1.Penyakit
1.Berak darah (Coccidiosis)
Gejala: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.
Pengendalian:
1.menjaga kebersihan lingkungaan, menjaga litter tetap kering;
2.dengan Tetra Chloine Capsule diberikan melalui mulut; Noxal, Trisula Zuco table dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayocox.

2.Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)
Gejala: ayam sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulasi, kadang berdarah, tinja encer kehijauan yang spesifik adanya gejala “tortikolis”yaitu kepala memutar-mutar tidak menentu dan lumpuh.
Pengendalian:
1.menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati segera dibakar/dibuang;
2.pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju yang mensucihamakan/ steril serta melakukan vaksinasi NCD. Sampai sekarang belum ada obatnya.
2.Hama
1.Tungau (kutuan)
Gejala: ayam gelisah, sering mematuk-matuk dan mengibas-ngibaskan bulu karena gatal, nafsu makan turun, pucat dan kurus.
Pengendalian:
1.sanitasi lingkungan kandang ayam yang baik; pisahkan ayam yang sakit dengan yang sehat;
2.dengan menggunakan karbonat sevin dengan konsentrasi 0,15% yang encerkan dengan air kemudian semprotkan dengan menggunakan karbonat sevin dengan konsentrasi 0,15% yang encerkan dengan air kemudian semprotkan ketubuh pasien. Dengan fumigasi atau pengasepan menggunakan insektisida yang mudah menguap seperti Nocotine sulfat atau Black leaf 40.


8. Pemasaran Akhir dari masa pemeliharaan ayam broiler akan bermuara pada pemasaran, sehingga tahap pemasaran ini tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan suatu usaha. Akan sia-sia kerja yang baik apabila penanganan pemasaran broilernya dilakukan kurang rapi dan terencana karena dapat mengurangi perolehan peternak. Pemasaran yang baik adalah yang tepat waktu, memakan waktu yang sesingkat-singkatnya dan dengan harga jual yang relatif tinggi. Akan tetapi harga jual di sini tentu saja mengikuti pasaran yang berlaku. Oleh sebab itu, faktor ketepatan waktu dan lamanya proses pengangkatan ayam dari kandang sangat penting diperhatikan. Pemasaran yang terlambat, walau hanya satu-dua hari, akan memperbesar biaya produksi terutama untuk pakan. Sedang proses pengangkutan ayam dari kandang yang berlarut-larut akan menimbulkan stres pada ayam sehingga akhirnya akan meningkatkan angka kematian, yang tentu saja menjadi beban peternak. Pemasaran dapat menggunakan sistem mandiri maupun kemitraan. Hal ini tergantung selera dan tingkat kemampuan dari peternak sendiri. Seandainya dapat dilakukan dengan mandiri peternak akan mendapatkan hasil yang maksimal. Akan tetapi apabila mendapat kerugian akan ditanggung sendiri oleh peternak.

Obati Diabetes dengan Telur Ayam Kampung

Diabetes adalah suatu penyakit di mana kadar gula sederhana (glukosa) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup.

Banyak orang yang masih mengganggap penyakit diabetes merupakan penyakit orang tua atau penyakit yang hanya timbul karena faktor keturunan. Padahal, setiap orang dapat mengidap diabetes, baik tua maupun muda, termasuk Anda. Namun, yang perlu anda pahami adalah anda tidak sendiri.

Sangat disayangkan bahwa banyak penderita diabetes yang tidak menyadari dirinya mengidap penyakit yang lebih sering disebut penyakit gula atau kencing manis. Hal ini mungkin disebabkan minimnya informasi di masyarakat tentang diabetes terutama gejala-gejalanya.

Sebagian besar kasus diabetes adalah diabetes tipe 2 yang disebabkan faktor keturunan. Tetapi faktor keturunan saja tidak cukup untuk menyebabkan seseorang terkena diabetes karena risikonya hanya sebesar 5%. Ternyata diabetes tipe 2 lebih sering terjadi pada orang yang mengalami obesitas alias kegemukan akibat gaya hidup yang dijalaninya.

Banyak jenis obat dan terapi yang sudah muncul di dunia kedokteran dan juga tradisional. Berikut adalah salah satu tips mengobati penyakit diabetes dengan bahan telur ayam kampung.Seorang mantan pengidap diabetes Nur (50), pegawai Pengadilan Negeri Malang menceritakan pengalamannya kepada Shakti FM, Kamis (25/09), diatas kereta Gajayana dari Malang menuju Yogyakarta.

Setelah beberapa tahun mengidap sakit diabetes, yang disertai penurunan berat badan yang sangat cepat, Nur mendapatan tips mengobati penyakitnya dari seorang warga negara Jepang. Berikut penuturannya.

Bahan :
1. 2 botol cuka Apel Import ( Vinegar Aple) ukuran kaleng coca cola
2. 3 butir telur ayam kampung
3. madu
4. air putih secukupnya

Cara membuat :
- Tuangkan vinegar apel ke dalam wadah ( non logam )
- redam 3 buah telur ayam kampung ( bersama cangkagnya ) yang telah dicuci selama 42 jam didalam vinegar apel
- setelah 42 jam direndam, cangkang telur akan hancur, kemudian keluarkan seluruh isi telur dari pigmen ( kulit ari ) aduk sampai rata dengan vinegar apel.

Cara minum :
- minum sebanyak 2 sendok makan setiap pagi bangun tidur sebelum makan apapun, campur dengan madu secukupnya, dan air putih satu gelas. Usahakan setelah minum obat ini langsung sikat gigi, atau untuk lebih amannya minum menggunakan sedotan.
- minum sebanyak 4 sendok makan sebelum tidur, campuran sama seperti diatas. Usahakan setelah minum sikat gigi atau, untuk lebih amannya minum menggunakan sedotan. Dan jangan makan apapun sampai anda tertidur.

Demikian tips untuk mengobati penyakit diabetes, semoga bermanfaat.(epa)

Obat Mujarab Untuk Itik Lumpuh

Para peternak itik tentu pernah menemukan itik yang menderita kelumpuhan. Kelumpuhan tersebut bisa diakibatkan faktor genetik (sejak lahir) dan bisa juga karena itik memakan bangkai itik lain (kanibal). Akan tetapi factor iklim yang dingin juga dapat menyebabkan kelumpuhan pada itik.

Kelumpuhan yang diakibatkan faktor genetik hampir tidak bisa disembuhkan. Tapi apabila kelumpuhan tersebut karena itik memakan bangkai ada kemungkinan untuk disembuhkan, yaitu dengan menggunakan es batu.

Caranya siapkan es batu sebesar 10 cm2 dan pecahkan menjadi bagian kecil sehingga bisa ditelan itik. Setelah itu masukan pecahan es batu ke mulut itik sambil leher itik diurut agar es batu cepat tertelan. Ulangi langkah tersebut sampai semua es batu tertelan habis. Selanjutnya tinggal tunggu keajaibannya, itik akan langsung bisa berlari kembali.

Akibat iklim yang terlalu dingin juga dapat menyebabkan kelumpuhan. Akan tetapi apabila disebabkan iklim yang terlalu dingin dapat diatasi dengan cara hindarkan itik dari lokasi tanah yang terlalu dingin. Selain itu apabila sudah terkena gejala dapat diatasi dengan mengoleskan balsam dikaki itik sehingga itik akan merasa hangat.

Belajar Membuat Bahan Bakar dari Singkong Yuk!

Kompor berbahan bakar bioetanol singkong

Tertarik menciptakan bahan bakar sendiri yang murah dan ramah lingkungan untuk memasak di rumah? Tak perlu bingung, sebab di Golden City Mall Surabaya akan digelar demonstrasinya.

Di pusat perbelanjaan di Surabaya Barat ini akan digelar demo pembuatan bahan bakar Bioetanol, yang berasal dari proses fermentasi singkong.

"Nanti akan diterangkan langsung dari tenaga ahli yang juga peneliti bahan bakar bioetanol tentang tata cara pembuatan," kata Yuki, panitia pelaksana 'Bioetanol Campaign Mall To Mall' dalam siaran pers yang diterima detiksurabaya.com, Rabu (15/10/2008).

Di dalam acara yang digelar tanggal 18 Oktober itu, kata Yuki, masyarakat bisa belajar membuat sendiri bahan bakar alternatif murah tersebut untuk diterapkan di rumahnya masing-masing.

"Bahan bakar alternatif ini juga irit dibanding minyak tanah dan ramah lingkungan," katanya.

Selain itu, lanjut Yuki, bagi yang hobbi memasak bisa ikut bergabung karena event itu juga diadakan lomba masak dengan menggunakan kompor khusus bioetanol, yang dipandu oleh CHEF hotel bintang lima dan meraih banyak bingkisan menarik dari para sponsor.

Acara yang rencananya digelar secara estafet dari mal ke mal ini didukung detiksurabaya.com, Maxim Maspion, Fatigon Hydro, Lotus Sarden, Multivitamin VITAFEM, Bumbu Masak Kokita, Tabloid Koki serta Golden City Mall.

Rabu, 24 September 2008

Bagaimana Telecenter Semeru Saat Ini

Awal mendengar gak tahu apa itu telecenter. Setelah mengetahui apa telecenter masih bingun mendenifisikan. Setelah mengetahui apa itu telecenter merasa heran. Telecenter yang ada di Kertosari, Kec Pasrujambe, Kab Lumajang merupakan program kegiatan yang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Dana yang besar harapanya dapat digunakan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian masyarakat akan dapat meningkatkan ekonomi dengan memanfatkan potensi lokal. Seperti yang termaksud dari tujuan awal telecenter akan dibangun. Maksud dan tujuan dibangun telecenter sebenarnya adalah merupakan program pengembangan komunitas lokal dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk :
1. Meningkatkan pengetahuan masyarakat miskin ( petani dan nelayan ) terutama dalam hal pengelolaan usaha dan pemasaran hasil usaha di bidang pertanian.
2. Meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat miskin melalui penyuluhan dengan pemanfaatan ICT.
3. Meningkatkan produksi bidang pertanian dengan adanya pemasaran yang lebih terbuka dan luas melalui informasi pemasaran yang ada di internet.
4. Meningkatkan kualitas SDM di tingkat desa melalui pelatihan-pelatihan terutama di bidang teknologi informasi dan bahasa Inggris untuk mempersiapkan diri memasuki pasar kerja.

Melihat tujuannya begitu mempesona. Alangkah akan makmurnya masyarakat yang akan ketempatan telecenter. Tidak tanggung – tanggung biaya yang digunakan untuk operasional. Setiap bulannya dianggarkan dana sebesar 8 juta. Sungguh luar biasa dengan dana segitu tiap bulan. Tapi apa yang bisa didapat dengan pembiayaan yang begitu besar.

Sebagai contoh telecenter yang ada di Kertosari, Kec Pasrujambe, Kab Lumajang. Pada awalnya telecenter Semeru begitu namanya memiliki program sebagai berikut :
1. Operasional computer untuk internet dimulai pada bulan Mei 2005 dari jam 08.00 s/d 16.00 Wib dan dikunjungi ± 10 orang/ hari.
2. Sesuai program di Kabupaten Lumajang bahwa desa Kertosari sebagai lokasi Agropolitan, kebanyakan akses internet mengarah untuk explore masalah pertanian .
3. Hubungan yang telah dijalin melalui internet dengan petani di Batu untuk menanam “Sensivera” sejenis tanaman hias yang akan diekspor ke Asia Timur dan disebabkan petani Kabupaten Lumajang belum berpengalaman tentang tanaman hias, hal ini akan dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian ;
4. Akses lain yaitu browsing untuk masalah kesehatan sehubungan program Gerbang Mas (Gerakan Membangun Masyarakat Sehat) di Kabupaten Lumajang dan yang didapat adalah informasi-informasi tentang kesehatan dan informasi lain tentang pelatihan yang bermanfaat untuk para petani setempat ;
5. Diutamakan keberadaan Telecenter untuk mencetak kader – kader Kelompok Tani sebanyak – banyaknya dan difokuskan 1 (satu) desa untuk percontohan di desa Kertosari ;
6. Lokasi Telecenter cukup dekat dengan lokasi – lokasi kegiatan sosial lain, sehingga warga sering memanfaatkan untuk mendapat informasi dan juga dari ibu – ibu yang mengantar anak – anaknya di TK di dekat Telecenter juga tertarik belajar internet dan mengikuti kegiatan yang ada di Telecenter ;
7. Pengelola Telecenter telah mempublikasikan informasi yang ada di internet kepada penduduk tidak hanya melalui madia elektronik tapi juga melalui papan informasi dari hasil print out internet. Informasi yang bermanfaat antara lain yaitu mengenai system penerimaan mahasiswa baru ITB, informasi – informasi tentang kesehatan, tenaga kerja dan budidaya pertanian dan lain – lain ;
8. Direncanakan akan mengadakan pelatihan kompuetr atau internet tingkat dasar yang diharapkan akan menjadi simpul – simpul informasi ± 40 kader terbagi 4 (empat) gelombang ( 10 / gel ).

Sungguh luar biasa apa yang akan dijadikan harapan Tc Semeru. Sehingga masyarakat Desa Kertosari akan mendapatkan kemewahan dan kemakmuran dengan peningkatan hasil pertanian yang melimpah. Selain itu akan banyak potensi desa yang naik daun. Akan tetapi itu tinggalah angan – angan yang selalu menjadi impian masyarakat Desa Kertosari. Bagaimana tidak coba kita tenggok bagaimana berjalannya Tc semeru. Perlu adanya pengelolaan bersama dengan masyarakat. Pengelola harus mengerti dan mau berjalan sinergis dengan masyarakat sekitar telecenter.

Saat inipun tc semeru mempunyai sebuah media komunitas. Media komunitas tersebut adalah Radio Komunitas Telecenter. Adanya radio komunitas maka penyebarluasan informasi akan dapat lebih maksimal. Ini akan berhasil apabila pengelolaanya dilakukan bersama masyarakat. Perlu ditanamkan pada masyarakat rasa kepemilikanya terhadap media yang sudah ada baik telecenter maupun radio komunitas telecenter. Dengan demikian warga masyarakat juga akan merasakan apa yang terjadi dan sedang terjadi di telecenter dan radio komunitas tc Semeru. Pengelola juga harus mengerti apa yang dibutuhkan komunitasnya. Hubungan yang sinergis antara warga masyarakat dan pengelola akan didapat hasil yang maksimal untuk menyejahterakan masyarakatnya.

Akan tetapi apa yang saat ini terjadi di telecenter sungguh – sungguh berbanding terbalik. Apa yang terjadi di telecenter sungguh jauh dari tujuan dan harapan sesuai yang sudah direncanakan. Bagaimana tidak semua itu tinggalah kenangan. Peran serta masyarakat sangat lemah. Banyak yang menganggap acuh tak acuh. Masyarakat tidak merasa peduli dengan apa yang terjadi ditelecenter.

Ini terjadi karena pengelolaan telecenter saat ini bagaikan dikelola secara perorangan/kelompok orang tertentu. Pengelolaannya kurang dapat melibatkan masyarakat yang ada di Kertosari. Keterlibatan masyarakat sampai saat ini sebatas pengguna dan penerima layanan. Diluar itu ya hanya menjadi penonton dan pendengar saja. Masyarakat bagaikan obyek tidak sebagai subyek. Telecenter hanya sebatas melayani informasi, kursus, pelatihan, pendidikan dan pemasaran produk-produk UKM

Masyarakat berharap pengelola bisa menjalankan program yang sudah dibuat, karena sampai saat ini program itu masih belum terwujud.jadi programnya tidak usah ditambah lagi, yang dulu saja balum kelar. Terus harapan masyarakat agar para pengelola bisa lebih mendekatkan diri dengan masyarakatnya. Dengan demikian mengetahui apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Kinerjanya juga harus lebih profesional, jangan telecentre dijadikan tempat kerja sampingan. Masyarakat perlu dilibatkan agar mempunyi perasaan memiliki.jangan yang dekat dengan pengelola saja tapi semua masyarakat.

Telecenter lebih dekat dengan masyarakat khususnya petani, pedagang, guru dan pemerintahan. Karena untuk hubungan yang dekat akan dapat dilakukan kontrol. Perlu Telecenter menanamkan dibenak masyarakat untuk menjadi salah satu central kebutuhan masyarakat untuk belajar maupun cari solusi dan inspirasi.

Berbagai permasalahan muncul bersamaan dengan jalannya waktu. Bahkan hubungan sinergis yang seharusnya dapat dijalankan tidak dapat berjalan. Hubungan antara pengelolan telecenter (radio komunitas telecenter), masyarakat, pihak kelurahan dan kecamatan tidak dapat berjalan dengan baik. Sehingga program yang dulu pernah dilakukan seakan tinggal kenangan. Saat ini kegiatan yang masih berjalan adalah sekolah paket C, persewaan internet dan radio komunitas. Sedang kegiatan dalam bentuk pendampingan maupun pembinaan pada kelompok masyarakat sudah tidak ada. Entah apa yang menyebabkan demikian.

Tenyata banyak permasalahan yang ada ditelecenter semeru. Selain itu pola pengelolaan yang ada juga kurang maksimal. Keterlibatan dan saling melibatkan masyarakat untuk dapat berpartisipasi sangat kurang. Selain itu pengelolaan yang hanya dilakukan oleh kelompok orang tertentu. Bahkan kelompok tersebut terdapat seorang tokoh yang mempunyai pengaruh yang begitu besar. Bahkan pengaruhnya tidak hanya di wilayah Desa Kertosari saja melainkan di seluruh Kecamatan Pasrujambe. Pengelola juga kurang dapat membuka diri sehingga masyarakat yang ingin terlibat merasa canggung.

Belum terselesaikanya permasalahan ditingkat pengelolaan yang bersifat otoriter terdapat masalah lagi yang dampaknya luar biasa. Setelah dianalisa ternyata permasalahan tersebut adalah permasalahan politik. Pengelola yang seharusnya dapat bersifat netral akan tetapi malah ikut bermain. Dan permainan politik pasti akan mendapatkan dampak yang luar biasa. Permasalahan politik yang pertaman membuat hubungan telecenter dan kelurahan menjadi renggang. Bahkan saat ini sudah tidak ada hubungan yang dapat berguna pada masyarakaat dengan pemanfaatan telecenter. Permasalahan kedua muncul juga gara – gara permainan politik. Kali ini permasalahan itu timbul setelah berlangsungnya Pilkada (Pilihan Kepala Daerah) Bupati Lumajang. Pada saat itu pengelola dan camat mempunyi jalur yang berbeda. Setelah selesai pilkada membuat hubungan yang mulanya hanya antara pimpinan telecenter dan camat berlanjut pada permasalahan masing – masing institusi.

Sebenarnya pemasalahan tersebut tidak harus berkelanjutan. Akan tetapi masing – masing pihak tetap berprinsip kuat terhadap egoismenya. Sehingga masing – masing pihak yang seharusnya dapat mengoperasikan telecenter untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat malah mereka ribut sendiri. Mereka seakan sudah tidak mempedulikan apa yang harusnya mereka lakukan. Saat ini tinggal bagaimana masyarakat akan mengambil langkah yang harus ditempuh. Sungguh sayang seandainya fasilitas yang begitu megah dan sangat besar gunanya tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Keterlibatan masyarakat yang kuat akan dapat memaksimalkan fasilitas yang ada diTelecenter. Tidak mustahil nantinya masyarakat khususnya Desa Kertosari dan Kecamatan Pasrujambe pada umumnya akan hidup makmur dan sejahtera. Mari kita bangun kemandirian masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat.

Minggu, 21 September 2008

Telecenter Semeru Kurang Daya Tarik

Sesuatu jadi disukai bahkan dicari, kalau sesuatu itu punya daya tarik. Sama halnya dengan suatu tempat, bahkan tempat apapun. Telecenter Semeru salah satunya. Suatu tempat yang jarang sekali dikunjungi para petani. Mayoritas warga di sekitar Telecenter berprofesi petani. Di mana petani kurang tahu dengan adanya internet. Akan tetapi Telecenter tetap ramai dikunjungi anak-anak muda dan pelajar.

Sampai saat ini, Telecenter Semeru belum punya daya tarik minat pengunjung, terutama petani. Para petani enggan datang karena mereka tidak memiliki kepentingan di Telecenter. Anggapan tersebut salah, karena banyak informasi pertanian yang mereka butuhkan ada di Telencenter.

Sekitar Telencenter terdapat lahan untuk percontohan pertanian yang dapat dijadikan daya tarik. Walaupun areanya tidak begitu luas, pengelola Telecenter bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kecamatan Pasrujambe. Saat ini lahan di sekitar Telecenter masih terbengkalai, tidak ada tanaman, kecuali rumput liar. Padahal seharusnya tempat itu dapat dimanfaatkan sebagai area percontohan pertanian. Dengan begitu akan menjadi daya tarik petani untuk datang ke Telecenter. Baik sekedar melihat-lihat atau mendapatkan informasi.

Sukseskah Pemilu 2009

Pemilihan Umum ( Pemilu ) sebentar lagi akan dilaksanakan. Akan tetapi jangan terlalu berharap Pemilu akan sukses. Kesuksesan Pemilu tidak dapat diketahui tanpa melihat sukses yang seperti apa. Banyak hal yang dapat mempengaruhi jalannya Pemilu. Panitia pemilu, masyarakat, partai politik sangat mempengarui suksesnya Pemilu. Kesiapan ketiganya sangat berpengaruh dalam suksesnya pemilu.

Pemilu tidak akan berjalan tanpa adanya ketiga aspek tersebut. Pemilu tidak akan jalan tanpa penitia yang mengurusi segala keperluan dan kebutuhan pelaksanaan. Partai politik juga harus ada sebagai peserta Pemilu. Keterlibatan masyarakat sangat mutlak diharapkan. Tanpa masyarakat Pemilu tidak ada artinya. Masyarakat mempunyai peran stragetis dalam pelaksanaan Pemilu.

Padahal saat ini masyarakat sudah tidak terlalu percaya dengan Pemilu. Pemilu hanya akan berlangsung seperti yang sudah pernah terjadi. Kepercayaan masyarakat menurun tajam. Bahkan masyarakat yang tidak menggunakan hak pilih ”Golput” diperkirakan akan meningkat. Untuk membuat masyarakat tidak golput itu membutuhkan cara yang sulit. Bahkan berbagai cara dilakukan untuk mengajak masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya.

Partai politik disarakan sangat mempunyai kesiapan yang lebih dalam pelaksanaan Pemilu. Akan tetapi kesipan yang seperti apa yang dilakukan partai politik, itu yang harus diperhatikan. Jangan sampai persiapan yang dilakukan partai politik bagus tapi hanya diperuntukan oleh golongan tertentu. Padahal program yang harusnya menjadi acuan partai politik adalah bagaimana partai politik dapat mensejahterakan masyarakat tanpa membeda - bedakan dari golongan, suku, ras, agama. Masyarakat juga harus paham yang dilakukan oleh partai politik sebelum ikut dalam pelaksanaan Pemilu.

Sedang dengan melihat kesiapan panitia Pemilu dirasakan amburadul. Persiapan Pemilu dilakukan asal – asalan. Sepertinya tidak ada agenda yang rinci untuk menjalankan tahapan pemilu. Banyak ketidakjelasan diantara masing – masing panitia Pemilu, baik dari tingkat pusat sampai desa. Bahkan tahapan yang sudah disusun rapi mengalami banyak perubahan. Bahkan banyak tahapan Pemilu yang mundur dari apa yang sudah diagendakan. Persiapan yang ada dirasakan sulit untuk mencapai hasil maksimal dari pelaksanaan Pemilu 2009. Untuk itu kita tunggu saja nantinya Pemilu akan seperti apa.